Bersikap positif, mulai dengan dua hal ini!

Bersikap positif
Bersikap positif sangat penting dalam kehidupan. Setiap hari kita menghadapi ribuan aktivitas dan pengalaman-pengalaman dari yang kecil hingga hal-hal besar. Semua hal yang kita alami itulah yang membentuk kualitas kehidupan kita. Namun percayakah anda bahwa masalahnya bukan apa yang terjadi pada kita, namun bagaimana kita menghadapi semua itu.

Inilah yang diajarkan oleh para tokoh bijak. Sehingga tak salah jika dikatakan bahwa sikap kita terhadap kehidupan menentukan sikap kehidupan terhadap kita. Sehingga mengembangkan sikap positif dalam hal apapun, menjadi kunci utama kualitas kehidupan yang jempolan dan bahagia.

Namun, sayangnya saya dan banyak diantara kita masih terkadang bingung untuk mengambil sikap dalam menghadapi pengalaman-pengalaman dalam hidup kita. Nah, bagaimana agar bersikap positif setiap saat?

Agar bisa mengembangkan sikap positif dengan lebih mudah, kita sebaiknya memulai dari hal-hal kecil. Mari kita mulai dengan dua prinsip sikap positif berikut:

1. Proaktif. Sikap proaktif adalah sikap penuh tanggung jawab terhadap diri sendiri. Sikap proaktif ini lebih dalam dibahas oleh Stephen Covey dalam bukunya The 7 habits of highly effective people. Menurutnya, sikap proaktif akan memberi hasil meningkatnya kreatifitas dan pengaruh, kesadaran diri yang lebih baik, dan sikap inisiatif.

Sikap proaktif dilakukan dengan memberikan reaksi terhadap apa yang terjadi terhadap diri kita berdasarkan prinsip-prinsip kebenaran dalam diri kita. Prinsip tersebut, dijelaskan oleh covey dengan kesadaran diri, yakni mengetahui bagaimana posisi kita yang sebenarnya. Imajinasi atau memikirkan apa yang harus dilakukan, mengevaluasi dengan kekuatan naluri, dan mengambil tindakan bebas di luar pengaruh eksternal.

Menurut Brian Tracy, sikap proaktif atau mengambil tanggung jawab penuh terhadap diri sendiri berarti memotong rantai emosi negatif dalam diri. Lawan proaktif adalah reaktif. Bedanya orang proaktif mengubah keadaan, sementara orang reaktif diubah oleh keadaan.
2. Optimis. Optimis adalah unsur pembangun sikap positif yang kedua. Optimis berarti memandang segala sesuatu dari sisi peluang kebaikan yang dibawanya. Bukan dengan melihat kenyataannya sekarang. Melihat kemungkinan-kemungkinan baik segala sesuatu menurut David J. Schwartz dalam bukunya The Magic Of Thinking Big adalah salah satu kunci kesuksesan seseorang.

Melihat kemungkinan baik dari segala sesuatu bukan hanya membuat kita mampu bersikap positif, namun juga mampu membuat hal-hal seburuk apapun menjadi baik dan mendatangkan keuntungan bagi kita.Tidak ada sesuatu yang terlalu buruk untuk membuat kita tidak optimis.

Nah, dua prinsip utama sikap positif ini adalah sikap yang harus kita miliki untuk menjadi lebih positif dalam kehidupan. Intinya adalah bagaimana sikap dan reaksi kita terhadap hal-hal yang kita alamilah yang menentukan kebahagiaan kita dalam kehidupan.
"Pengalaman bukan apa yang terjadi pada anda, melainkan apa yang and lakukan atas apa yang terjadi pada anda."
-Aldous Huxley-

Edward Rhidwan 

0 comments:

Poskan Komentar

Kritikan anda 10 kali lipat lebih berharga dari pujian anda. Jangan ragu mengkritik di sini...

Twitter Delicious Facebook Digg Stumbleupon Favorites More